Sunday, February 20, 2011

Jam tangan pemberianmu



Jam tangan itu
Pemberianmu kepadaku
Sebagai lambang cinta kita
Cinta kita yg telah bersemadi
Dalam jiwa aku ini

Namun
Kau pergi juga
Kau pergi meninggalkanku
Dengan perasaan marah & hampa
Tanpa mendengar penjelasanku

Jam tangan itu
Pemberianmu kepadaku
Talinya sudah terputus
Seperti putusnya hubungan cinta kita

Jam tangan itu
Pemberianmu kepadaku
Cerminnya sudah calar
Seperti calarnya perasaanku

Jam tangan itu
Pemberiamu kepadaku
Jarumnya sudah berhenti berdetik
Seperti matinya perasaan kau terhadapku

Seribu bilah pisau
Menusuk ke dalam dadaku
Begitu peritnya pabila disakiti
Cinta yg bertahan selama bertahun-tahun
Kini hanya tinggal debu-debu berterbangan

Aku tetap berharap kau akan tiba
Kau akan berada di sampingku
Setiap malam kau sering hadir
Di dalam mimpi-mimpiku

Aku cuba baiki jam tangan itu
Pemberianmu kepadaku
Talinya telah bersambung
Cerminnya tidak lagi tercalar
Jarumnya sudah kembali berdetik

Namun
Itu hanyalah jam tangan
Pemberianmu kepadaku
Walaubagaimanapun
Aku merayu kepadamu
Menangis darah sekalipun
Kau tidak mungkin kembali kepadaku

Kini
Aku masih simpan jam tangan itu
Pemberianmu kepadaku
Aku tetap memakainya
Sebagai pemberi semangat
Untuk aku menghadapi saat-saat sukar

Walaubagaimanapun kau pergi
Kau tetap berada di sampingku
Dengan bertemankan
Jam tangan itu
Pemberianmu kepadaku

Aku masih tidak boleh
Keluarkan dirimu di hatiku
Kerna dirimu telah dikunci
Kuncinya telah hilang kemana
Aku masih mencintaimu
Aku masih menyayangimu
Aku masih memerlukanmu



2 comments:

  1. NISS

    hahah... saje tibe2 ngah mood jiwang lak.. huhuh...

    ReplyDelete